Mereka Yang Bangkit di Klub Baru

961. Mereka Yang Bangkit di Klub Baru

Sepakbola profesional selalu mengharuskan seorang pemain meningkatkan mutu permainan, baik di mana pun ia sedang bermain. Seringkali seorang pemain dicaci maki lantaran dianggap tidak becus menunjukkan kemampuan terbaik selama bermain di sebuah klub. Padahal nilai transfernya cukup besar dengan sorotan media yang cenderung berlebihan. Akibatnya seorang pemain mungkin hanya akan sering mengalami tekanan akibat dipaksa untuk tampil dengan harapan atau patokan tertentu dari para pendukungnya. Karir seorang pemain sepakbola terancam ketika mengalami masa-masa tersebut. Tapi ada beberapa kisah menarik saat seorang pemain mampu mengembalikan pamornya setelah berpindah ke klub lain. Bahkan karirnya terselamatkan setelah berganti klub karena betul-betul mampu menunjukkan dan meningkatkan mutunya.

Sekian lama seorang pemain bermain di sebuah klub, dan barangkali namanya juga sudah identik dengan klub tersebut. Namun ketika harus pindah ke klub lain dengan beberapa alasan, reputasinya dipertaruhkan. Dalam hal ini, Zlatan Ibrahimovic bisa dianggap sebagai satu kisah yang mewakili kisah tersebut. Dulu ia dikenal sebagai seorang pemain AC Milan dengan masa depan cerah. Beberapa kali ia menunjukkan dirinya sebagai satu pemain brilian yang layak untuk dimiliki Rossoneri. Namun ia akhirnya pindah ke Barcelona. Di Liga Spanyol, ia memang cukup menarik perhatian. Bahkan Barca sempat meraih gelar Juara Liga bersama dirinya. Tetapi dirinya bersama Barca bukanlah Ibra yang dulu terkenal gila-gilaan dalam bermain. Mungkin karena pamornya harus bersaing dengan deretan bintang lain di Nou Camp. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke San Siro dan menemukan jati dirinya kembali dengan mengantarkan AC Milan menjadi Juara Liga 2010/2011.

Kalau Ibra akhirnya memutuskan kembali ke AC Milan, lain halnya dengan Danny Welbeck. Dulunya ia merupakan salah satu kebanggaan dari Manchester United. Seiring dengan kepergian Alex Ferguson, Welbeck seakan kian terlupakan dan tersingkirkan. Apalagi dibarengi oleh kemunduran prestasi MU selama beberapa musim berikutnya. Untungnya Welbeck seperti tanggap dengan situasi tersebut dan justru pindah ke Arsenal. Apa yang terjadi? Akhirnya ia menjadi yang kita kenal sekarang sebagai satu mesin mematikan dari The Gunners.

Kasus yang agak parah mungkin dialami oleh Wesley Sneijder. Saat sosoknya mencuat ke publik, namanya sering dipuji-puji sebagai seorang pemain berbakat dengan karir yang bakal melesat tinggi. Sneijder merupakan seorang pemain tim nasional Belanda yang punya karakter kuat di lapangan. Mungkin karena obsesi dari Real Madrid yang ingin mengoleksi nama-nama bintang di jagad bola, Sneijder akhirnya direkrut ke klub tersebut. Tetapi lama-kelamaan namanya mulai tergeser oleh kehadiran beberapa bintang baru seperti Ronaldo. Akibat karirnya yang semakin meredup di Madrid, ia pun memutuskan pindah ke Inter Milan. Dan di klub inilah ia kembali menemukan jati dirinya dengan prestasi yang sangat membanggakan.  judi online

Daniel Sturridge adalah contoh lain bahwa seorang pemain sebetulnya butuh waktu untuk menemukan formulasi yang pas dengan klub yang tepat. Saat ini ia memang menjadi salah satu andalan Liverpool. Terbukti akibat cedera yang dialaminya, The Reds seakan kehilangan tumpuan di lapangan dan berujung pada kekalahan telak di Champions. Sebelum melejitkan namanya di Liverpool, ia sebenarnya sudah bergabung dengan dua klub yaitu Manchester City dan Chelsea. Bahkan dua klub tersebut punya reputasi besar di Liga Inggris. Sayangnya dirinya hampir tak pernah dimainkan. Setelah bergabung dengan Liverpool, situasi seperti berubah drastis dan dirinya mampu menempatkan perannya dengan sangat baik.

Faktor kegagalan MU menurut Van Gaal

951. Faktor kegagalan MU menurut Van Gaal

Beberapa pertandingan telah berlalu Manchester United  masih dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Walaupun di klasemen Manchester masih berada di sepuluh besar klasemen liga Inggris namun kondisi seperti ini sangat mengkhawatirkan. Dengan perginya Sir Alex ferguson membuat MU berada di dalam kondisi yang mengkhawatirkan, David Moyes sendiri juga sudah dianggap gagal untuk menggantikan Fergie. Sebagai gantinya masuklah pelatih kelas dunia Van Gaal. Dia adalah seorang pelatih yang sarat dengan pengalaman melatih klub-klub besar dunia. Van Gaal sukses membawa berbagai klub berada di atas juara klasemen antara lain Ajax Amsterdam yang hanya menggunakan pemain muda atau yunior di tim tersebut mampu memenangkan klasemen liga Belanda selama 3 musim. Setelah perpindahan ke klub Barcelona Van Gaal mengulang keberhasilan tersebut di tim Spanyol ini. sbobet Sebetulnya kepawaian Van Gaal sudah tidak tercium saat di Bayern Munchen. Walaupun demikian Van Gaal ditunjuk sebagai pelatih Timnas Belanda. Dan entah kenapa pihak manajemen MU mengumumkan bahwa Van Gaal adalah manager baru di Manchester United.

Selama masuknya Van Gaal di MU pada musim ini dia langsung mengeluarkan anggaran besar sekali untuk membeli beberapa pemain baru ,untuk menstabilkan kekuatan Manchester United. Anggaran yang dikeluarkan tidaklah kecil,puncaknya Angel Di Maria dibeli dengan harga yang luar biasa mahal. Di Liga Inggris sendiri nilai transfer Di Maria menjadi nilai tertinggi di bursa pemain musim ini. Namun anggaran yang sudah dikeluarkan Van Gaal sekian juta poundsterling ternyata masih belum menjadi jaminan jika sang pelatih ini membuat tim ini kembali pada pola permainan MU yang sebenarnya, posisi di klasemen MU sendiri sekarang masih naik turun. Menjadi penting karena Manchester United sendiri adalah sebuah tim sepak bola yang sudah berumur dan sejak awal berdirinya klub ini dapat di katakan adalah tim yang kuat di Inggris, terbukti selama ini belum pernah jatuh ke dalam divisi dua Liga Inggris. Oleh maka dari itu perkembangan Manchester United sendiri pasti menjadi perhatian khusus berbagai kalangan.

Tidak lama Manchester United kembali kalah dengan bertanding melawanWestBromwich dengan skor 2-1.Van Gaal bercerita bahwa kekalahan ini berasal dari kesalahan-kesalahan individu dari pemain MU. Menurut sang pelatih permainan tim MU di nilai tidak jelek. Manchester United bisa saja menambah poin dari pertandingan-pertandingan lalu. Van Gaal masih sangat percaya diri jika strategi dan para pemain yang dibelinyadapat melakukan itu semua. Namun hal yang tidak diharapkan oleh Van Gaal datang dari para individu pemain-pemainnya sendiri. Banyak sekali kesalahan yang di buat dan Van Gaal sangat kecewa dengan hal tersebut. Bisa diperhatikan pada gol pertama WestBrom terjadi karena kesalahan posisi para pemain Manchester United. Komunikasi antar pemain juga dibilang sangat buruk karena beberapa kali para pemain MU merasa bingung sendiri di daerah mereka hal ini sangat berbahaya sekaligus memalukan. Kemudian hilangnya fokus pemain juga menjadi faktor yang membuat klub ini kebobolan angka. Selain itu Manchester United juga kurang kreatif untuk melakukan serangan di pertandingan melawan WestBrom, Juan mata tidak dapat lepas dari marking musuh dan kemudian di ganti oleh Falcao untuk memecahkan kebuntuan tersebut. Nilai plus dari permainan Van Gaal sendiri hanya berada di lini tengah dengan pusat permainan Di Maria dan Blind, membuat permainan MU masih dapat hidup untuk sekarang. Faktor yang mengkhawatirkan adalah lini belakang, hilangnya pemain sekelas Ferdinand dan Neville masih menjadi kendala MU, untuk mencari pemain belakang yang dapat di handalkan seperti mereka.

Mengenal Formasi 4-4-2

485. Mengenal Formasi 4-4-2

Dalam Sebuah pertandingan sepak bola, kemenangan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh keunggulan ataupun kehabatan para pemain semata, namun juga sangat ditentukan oleh formasi yang dimainkan dalam tim sepak bola tersebut. Dalam sebuah fakta pertandingan sepak bola, cukup banyak tim kelas bawah yang diluar dugaan mampu menang atas tim kelas atas.

Kemenangan tim kelas bawah tersebut biasanya diluar dugaaan, mengingat mereka bukanlah klub yang terkenal dan mungkin tidak punya pemain bintang seperti yang dimiliki lawan main mereka. Namun kemenangan tim kelas bawah tersebut, bisa jadi karena tim tersebut memiliki formasi dan strategi penyerangan yang tangguh dan handal, sehingga mampu menang melawan tim papan atas. Judi Bola

Gaya serangan yang dipilih berdasarkan formasi ini, ini biasanya ditentukan oleh pelatih. Oleh karena itu pelatih juga harus memiliki kejelian serta kecermatan dalam melihat pola permainan lawan dan melihat kapasitas serta kemampuan pemain yang dimiliki.  Contoh misalnya tim lawan memiliki kelemahan mengantisipasi serangan dari sayap, maka pelatih bisa memainkan formasi 4-4-2.

Pada artikel kali ini, kita akan sedikit membahas dinamika formasi dalam strategi formasi 4-4-2. Dalam sepak bola modern, formasi ini kerap digunakan oleh sejumlah tim handal, seperti Barcelona, pada era tahun 90an AC Mila saat dilatih Ariggo Sacchi menggunakan formasi ini, dan hasilnya AC Milan hampir menjuarai seluruh kompetisi liga domestik dan internasional kala itu. Manchester United pada tahun 1990an juga menggunakan formasi ini. Dengan winger handal mereka David Beckham dan Ryan Giggs, dan penyerang depan Dwight Yorke dan Andy Cole, Manchester UNited kala itu merajai kompetisi liga domestik dan menjuarai sejumlah kompetisi Internasional.

Dalam formasi ini ada 4 pemain belakang dan 4 pemain tengah dan 2 penyerang. Dengan menggunakan formasi ini, sistem penyerangan difokuskan pada permainan sayap, yang akan memberikan support umpan lambung atau assist kepada pemain depan yang memungkinkan berbuah gol.

Formasi 4-4-2 ini terdiri dari dua centre back yang biasanya bertubuh tinggi dan besar yang bertugas menghalau bola tinggi dan menjaga pemain lawan, kemudian dua pemain belakang sayap, yang berfungsi menghalau serangan dari sayap, namun juga berfungsi membantu serangan dari sektor sayap. Kemudian ada dua pemain tengah yang akan membantu pertahan dan serangan. Lalu 2 winger dan dua penyerang.

Formasi 4-4-2 ini sediri bisa mengalami perubahan jika dalam sebuah pertandingan sepak bola dengan menggunakan formasi ini tidak berjalan semestinya. Perubahan dari 4-4-2 biasanya mengarah kepada pola formasi 4-4-1-1 atau 4-1-2-1-2 yang juga dikenal dengan formasi berlian. Kemudian dari 4-4-2 juga bisa berubah menjadi 4-2-2-2atau juga disebut formasi persegi panjang, serta 4-2-2-1-1 atau formasi pedang.

Yang patut menjadi catatan, formasi tersebut biasanya formasi alternatif, ketika formasi utama 4-4-2 yang dimainkan tidak berjalan semestinya. Yang jelas formasi 4-4-2 adalah sebuah formasi yang mengedepankan serangan dari winger atau bek sayap, yang diharapkan mmberikan assist atau umpan kepada dua penyerang mereka sehingga peluang gol akan semakin bear.

Untuk diketahui, kelebihan formasi ini adalah terciptanya keseimbangan pada permaian di lapangan tengah. Hal ini terjadi lantaran empat gelandang posisinya dibagi secara merata. Yakni 2 gelandang tengah yang juga bisa membagi diri sebagai satu gelandang serang dan satu gelandang bertahan, serta adanua dua winger.  Namun yang menjadi kelemahan dari formasi ini adalah, ketika lawan menggunakan formasi dengan 5 atau 6 pemain belakang, maka akan sangt sulit bagi winger maupun pemain tengah untuk menembus pertahanan.

Inginkan Striker Terbaik, Arsene Wenger Beli Arturo Vidal

959. Inginkan Striker Terbaik, Arsene Wenger Beli Arturo Vidal

Arsene Wenger memiliki pekerjaan yang cukup sulit untuk membuat klubnya berjuang lebih baik lagi. Pelatih yang satu ini mengupayakan untuk membeli pemain baru guna memperkuat tim yang dimilikinya saat ini. Oleh karena itu, dia dikabarkan mendapatkan saran dari para petinggi klub Arsenal untuk segera mencari pemain baru yang lebih hebat lagi. “Saya sudah lama ingin merombak permainan dari klub Arsenal. Saya ingin membeli beberapa pemain baru untuk memperkuat tim ini. Sudah ada beberapa pemain baru yang masuk dan saya yakin mereka akan bisa memberikan kontribusi yang cukup bagus bagi tim, “ kata Arsene Wenger. judi bola

Lalu pemain tipe apa yang harus dibeli oleh Arsene Wenger? Dia dikabarkan akan memburu pemain yang berposisi sebagai striker. Dengan membeli pemain yang berposisi sebagai striker, tentu saja banyak keuntungan yang akan bisa didapatkan oleh pemain yang satu ini, salah satunya adalah akan mampu untuk membuat timnya menjadi lebih kuat lagi di lini depan. Arsene Wenger dikabarkan sudah mempersiapkan tawaran kontrak untuk membeli Arturo Vidal untuk dimasukan di klubnya tersebut. Striker tersebut dirasa oleh Arsene Wenger sangat cocok untuk mengisi kelemahan dari tim Arsenal yang ada di lini depan. Tentu saja pekerjaan yang sangat berat bagi pelatih yang satu ini tersebut adalah mengupayakan agar dirinya mampu untuk membawa Arsenal setidaknya masuk ke 5 besar. Pasalnya untuk bisa masuk ke 5 besar saja Arsenal harus ngos-ngosan alias harus berusah payah untuk melakukan hal tersebut.

“Saya juga tak ingin Arsenal disebut sebagai tim yang suka menghamburkan uangnya sendiri. Saya punya tanggung jawab untuk membeli pemain yang tepat bagi klub. Saya tak akan terburu-buru dalam melakukan pembelian terhadap pemain yang saya inginkan. Sudah pasti hal ini akan membuat saya lebih lega lagi jika bisa memperoleh pemain yang lebih canggih bagi Arsenal. Sejauh ini sudah ada beberapa nama yang sudah saya kantongi,” kata Arsene Wenger. Pelatih tersebut mengatakan bahwa membeli pemain baru sangatlah penting bagi Arsenal karena pada kenyataanya pelatih yang satu ini melihat bahwa banyak sekali pemain yang bertalenta di klub ini namun tak semuanya mampu untuk tampil dengan maksimal.

“Saya melihat bahwa Arsenal masih hanya mengeluarkan kemampuannya sebanyak ¾ nya saja. Oleh karena itu, saya akan berusaha agar nantinya bisa memberikan sesuatu yang luar biasa untuk klub yang satu ini. Saya ingin agar Arsenal menjadi klub yang terhebat di Liga Primer, “ tutur Arsene Wenger lebih lanjut. Sejatinya, pemain yang satu ini mengabarkan pula akan membeli winger untuk memperkuat timnya yang satu ini. Posisi Winger bagi Arsene Wenger sangat krusial karena dengan memilih winger yang tepat maka tim Arsenal akan bisa menjadi lebih baik lagi dibandingkan dengan sebelumnya.

Jadi ada dua posisi yang sangat ingin didapatkan oleh pemain baru yang nantinya datang ke Arsenal, yaitu Striker dan juga Winger. Arsene Wenger mengatakan bahwa timnya juga membutuhkan suplai lini belakang yang berkualitas karena pada kenyataanya klub yang satu ini ingin agar mereka bisa tampil lebih apik lagi dengan adanya pemain yang berposisi sebagai bek yang menjaga lini belakang dengan baik. Sudah pasti Arsene Wenger akan mencari kandidat yang tepat untuk hal ini. Mungkin dia akan berburu banyak pemain di bursa transfer bulan Januari nanti.

Jual Balotelli, Milan Malah Tambah Bersemangat

915. Jual Balotelli, Milan Malah Tambah Bersemangat

Milan Makin Semangat

Filippo Inzaghi selaku pelatih AC Milan sbobet berpendapat bahwa skuad I Rossoneri bisa tambah bersemangat setelah menjual Mario Balotelli. Pada musim panas kali ini Balotelli memang dilego ke Liverpool. Balotelli pun dikabarkan sudah sepakat untuk hijrah ke Liverpool. Sbobet Beberapa media Inggris mengabarkan bahwa awal pekan ini Balotelli telah menandatangi kontrak dengan Liverpool yang nilainya mencapai 16 juta euro. Dengan demikian, Liverpool akan menjadi klub Inggris kedua dalam perjalanan karir Balotelli.

“Bila seorang pemain diputuskan harus pergi, tentunya keputusan tersebut melibatkan semua pihak. Kami akui, kami memang kehilangan satu pemain yang hebat. Akan tetapi, kami sudah mendapat sesuatu yang malah bisa menambah semangat tim. Rasa lapar kami untuk mendapat gelar juara juga semakin menjadi pasca Balotelli pergi. Meskipun demikian, tentu kami senantiasa selalu mengharapkan agar Balotelli mendapatkan yang terbaik setelah bergabung dengan Livepool,” demikian papar Filippo Inzaghi.

Adapun di sisi lain Andriano Galliani selaku wakil presiden AC Milan memberi tanggapan bahwa proses transfer yang dilakukan Balotelli pada dasarnya untuk kebaikannya sendiri. Kepindahan Balotelli ke Liverpool akan menguntungkan Balotelli, AC Milan, dan juga Liverpool.

Sebetulnya banyak kalangan menilai Balotelli adalah pemain yang sangat berbakat saat ini. Penampilannya saat berlaga terlihat prima dan apik. Hanya saja sayangnya Balotelli seolah tidak pernah sepi tersandung masalah. Banyak kasus dan skandal menimpa Balotelli. Namun, sebenarnya sejumlah kasus dan skandal yang diterima Balotelli tidak lain adalah hasil perilakunya sendiri yang cukup kontroversial sebagai seorang bintang lapangan hijau.

Awalnya dulu Balotelli dipinang AC Milan dari Manchester City pada bulan Januari 2013. Kontak main Balotelli di AC Milan pun sebenarnya masih berlangsung sampai bulan Juni 2017 yang akan datang. Setelah menjual Balotelli tentunya AC Milan membutuhkan adanya pemain pengganti untuk mengisi posisi kosong. Dikabarkan AC Milan ini tengah aktif berburu pemain Jackson Martinez, Leandro Damiao, Mattia Destro, Alvaro Negredo, dan Fernando Torres.

“Para direktur paham benar apa yang saya inginkan pada bursa transfer pemain musim kali ini. Oleh karena itu, saya harus melatih para pemain secara sungguh-sungguh dan berusaha mencapai target utama. Bila ada seseorang yang datang, jelas itu akan lebih baik. Namun, bila pada akhirnya tidak, kami yakin akan tetap baik-baik saja,” jelas Filippo Inzaghi.

Suntikan Dana

Salah satu tujuan AC Milan menjual Balotelli tidak dipungkiri karena kebutuhan akan dana segar. Kebutuhan dana tersebut akan dianggarkan untuk membangun skuad di masa depan. Sudah bukan rahasia umum lagi sebenarnya beberapa waktu terakhir AC Milan mendapati kesulitan finansial. Bila AC Milan ingin memboyong banyak pemain pada bursa transfer musim ini, maka harus ada pemain yang dilepas.

Alasan lain melepas Balotelli juga dikarenakan penampilannya yang tidak konsisten. Penampilan Balotelli bahkan membuat masa depan AC Milan terancam tidak aman. I Rossoneri bisa dipastikan puasa tampil dalam laga kompetisi Eropa seperti Europa League atau Liga Champions musim depan. Salah satunya diduga karena performa Balotelli yang terlihat jelas menurun. Pada musim ini Balotelli hanya memberi 18 gol dari total 50 laga yang dimainkannya pada seluruh kompetisi. Sungguh hasil yang diluar target tentunya.

Meski penuh kontroversi, untungnya minat kepada penyerang Balotelli masih cukup besar. Penyerang berusia 23 tahun tersebut masih menarik minat klub besar seperi AS Monaco, klub kaya raya Perancis, dan Liverpool. Hingga pada akhirnya Liverpool menjadi satu pilihan yang sudah diambil sebagai stasiun selanjutnya bagi Balotelli.