Dani Alves Ingin Tetap Berada Di Camp Nou Barcelona

850. Dani Alves Ingin Tetap Berada Di Camp Nou Barcelona

Dani Alves adalah pemain Barcelona yang lahir di Brasil kota Juazeiro pada tanggal 6 Mei 1983, pada saat piala dunia dia membela tim nasionalnya yaitu Brasil. Di Barcelona dia memiliki posisi sebagai bek kanan pada klub Barcelona. Sebelum di Barcelona, Alves bergabung dengan klub Sevilla, di Sevilla Alves menghabiskan waktu selama enam tahun. Selama bersama Sevilla Alves mendulang kesuksesan dan prestasi yang banyak. Alves terbukti telah memenangkan sebanyak dua kali Piala UEFA dan Copa del Rey dengan Sevilla. Saat diminta bergabung bersama Barcelona, Alves memiliki nilai transfer sebanyak 32.500.000 euro, dan dia dinobatkan sebagai bek ketiga termahal sepanjang masa dengan nilai transfer yang sangat fantastis. Alves juga memenangkan treble saat musim pertamanya dengan klub, dan pada musim depannya dia memenangkan Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, dan FIFA Club World Cup. Alves banyak membantu klubnya dalam meraih Piala Super Spanyol, dua gelar liga dan Liga Cahmpions pada tahun-tahun berikutnya. Alves pun sudah lama memegang paspor Spanyol, yaitu sejak tahun 2005.

Dani Alves bergabung bersama klub Barcelona sejak tanggal 2 Juli 2008, Saat meninggalkan Sevilla, terjadi kejadian haru-biru saat pelepasan Alves ke Barcelona. Alves menangis saat meninggalkan Sevilla dan dia mengatakan bahwa dia akan senang jika suatu saat bisa bermain bersama Sevilla lagi.  Dia juga menambahkan bahwa saat datang ke klub Sevilla, Alves datang sebagai seorang anak laki-laki, dan ketika meninggalkan Sevilla, dia pergi sebagai manusia, dan saat menjalani konferensi pers pun, Alves kembali menangis dan berkaca-kaca.

Karier Dani Alves di klub Barca tidak semulus yang dibayangkan, bahkan belakangan ini dia tertimpa rumor bahwa Alves sudah diinginkan Barca lagi. Di klub Barcelona, Alves tidak banyak memiliki kontribusi untuk tim raksasa Spanyol itu. Barca sudah tidak menginginkan Alves akan tetapi Barca juga kesulitan menemukan tim yang mampu dan mau untuk menampung Alves.  Meski begitu, Alves membuat sebuah pengakuan kalau dia tidak ingin pergi atau meninggalkan markas besar Barca yaitu Camp Nou saat ini. Alves tidak ingin menjadi pecundang. Jika dia meninggalkan atau pergi dari Barca saat ini, dia berpikir itu bukanlah tindakan yang profesional. Alves ingin pergi dari Barca, jika dia bisa sebagai  pemain yang pernah iktu membentuk sejarah dari klub Barcelona.­ Alves juga berkata bahwa  dia masih memiliki kontrak bersama Barca, dia masih ingin tetap bersama Barca sampai masa kontraknya habis. Alves dikontrak Barca sampai tahun 2016. Alves juga  ingin membuktikan diri, bahwa dia masih bisa menjadi pemain yang diandalkan di klub Barcelona ini.  Karir Alves memang tidak cemerlang di klub Barca, ditandai dengan kemunduran permainan Barca musim lalu.  Musim lalu Barca menjalani musim yang buruk selama pertandingan yang Barca jalani selama ini. Penampilan Barca di lapangan sebenarnya tidak buruk tetapi Barca samasekali tidak dapat menyabet satu trofi pun di akhir musim. Hal itu membuat Alves bersikeras tidak mau meninggalkan Barca dalam kondisi klub seperti ini. Alves merasa dia menjadi seorang kambing hitam di klubnya sendiri. Alves merasa, semua yang terjadi dalam klub ditimpakan kepadanya, apalagi fans Barca pun juga ikut menyalahkannya. Fans Barca menyalahkan Alves yang bermain buruk sehingga mempengaruhi kinerja klub katalan itu, karena hal itu Alves merasa menjadi kambing hitam di dalam klubnya sendiri.

6 Negara yang Menjadi Penghasil Pemain Muda Berbakat

771.  6 Negara yang Menjadi Penghasil Pemain Muda Berbakat

Mungkin akhir-akhir ini anda sering mendengar kata “Generasi Emas” dalam sepakbola setelah dengan meyakinkan Jerman dengan para punggawa-punggawa mudanya berhasil melibas beberapa negara yang notabene merupakan timnas-timnas dengan liga ternama dunia dan merupakan mantan juara Piala Dunia. Perkembangan sepakbola modern di dunia ternyata secara pasti membuat kelangsungan hidup sebuah tim nasional suatu negara banyak ditentukan dengan sistem pembinaan pemain muda yang mereka jalankan. Bila mereka melakukan pembinaan yang produktif dan sehat maka bisa dipastikan bahwa negera tersebut akan meraih kesuksesan di masa mendatang.

Saat ini bisa dikatakan Jerman merupakan negara yang berhasil mengembangkan pemain mudanya sehingga berhasil mencapai masa kejayaannya saat ini. Namun ada beberapa negara-negara lain yang juga secara konsisten selalu melahirkan pemain-pemain muda yang berbakat dan bertalenta tinggi. berikut ini 6 negara yang secara konsisten menelurkan para pemain muda dan memiliki tim nasional yang berprestasi internasional, mereka adalah :

  1. Spanyol

Keberhasilan Spanyol memenangkan seluruh trophy bergengsi di dunia baik dari level klub maupun tim nasional selama hampir 7 tahun terakhir merupakan contoh sukses pembinaan pemain muda yang berhasil dijaga konsistensinya. Saat ini pemain muda Spanyol U-19 berhasil melaju sampai babak final Piala Eropa U-19. Dan nama-nama pemain muda mereka yang berhasil mencuri perhatian dunia diantaranya adalah David de Gea, Thiago Alcantara, Isco Rodrigo, dan Iker Muniain.

  1. Brazil

Tim nasional Brazil bisa dipastikan tidak terlalu kesulitan dalam mencari pemain-pemain muda dengan bakat dan kualitas individu yang hebat. Dari negeri samba ini dunia seringkali terkesima dengan lahirnya pemain-pemain muda yang kelak menjadi salah satu pemain terbaik dunia. selain Neymar ada nama-nama seperti Oscar, Hulk, Lucas Moura, Alex Sandro, dan Coutinho yang menjadi incaran klub-klub elit Eropa. Namun sayang Brazil gagal menjadi Juara Piala Dunia yang diselenggarakan di kampung halaman mereka sendiri.

  1. Belanda

Meskipun tidak pernah sekalipun berhasil menjadi juara Piala Dunia namun Belanda termasuk negera yang mampu menjaga konsistensi kualitas tim nasional mereka, meskipun liga Belanda tidaklah seglamor dan sehebat liga Inggris,Italia atau Spanyol namun kualitas pemain-pemain Belanda membuat banyak klub-klub elite di negara tersebut menggunakan jasa pemain Belanda. Bila saat ini Robin Van Persie, Robben, dan Sneijder merupakan barisan pemain senior maka ada nama baru yang siap menggantikan kegemilangan mereka seperti Luuk de Jong, Jeffrey Bruma, dan Jetro WIllems.

  1. Perancis

Mungkin Anda sudah familiar dengan nama-nama pemain Perancis seperti Samir Nasri, Karim Benzema, atau Giroud. Mereka adalah nama-nama pemain sepakbola yang memiliki karir cemerlang bersama klubnya masing-masing, meskipun secara prestasi tidak ada yang mampu menandingi sang legenda hidup Zidane namun paling tidak saat ini Prancis sudah mulai konsisten melahirkan pemain-pemain muda dengan bakat dan talenta yang berkuialitas.

  1. Inggris

Harus diakui bahwa saat ini liga paling populer dan kompetitif didunia adalah liga Inggris, namun beberapa tahun belakangan ini, negara Ratu Elizabeth mengalami kesulitan apabila harus mencari pemain-pemain muda berbakat dan berkualitas untuk mengisi tim nasional mereka. Karena itu banyak kritikan dari berbagai pihak yang menyarankan untuk mengubah regulasi sepakbola di Liga Inggris agar dapat menjadi tempat pembinaan para talenta-talenta muda yang berkualitas, meskipun tidak terlalu banyak melahirkan pemain muda yang berkualitas namun bukan berarti tidak ada sama sekali, karena ada nama-nama seperti Phil Jones, Jack Wilshere, dan Danny Welbeck yang saat ini sudah mulai digadang-gadang menjadi pemain hebat nantinya.

  1. Argentina

Salah satu negara yang identik dengan sepak bola adalah Argentia, bila di masa lalu Maradona sempat menjadi superstar lapangan hijau maka saat ini Lionel Messi berhasil membius para penggemar sepakbola dengan aksi-aksi individunya yang menawan. Meskipun prestasinya belum mampu menyamai sang legenda hidup berambut gimbal tersebut namun beberapa nama lain seperti Sergio Aguero dan Gonzalo Higuain yang juga termasuk nama-nama pemain sepak bola terbaik dunia. Ada beberapa pemain U-21 Argentina yang juga mulai mendapatkan perhatian dunia seperti Ezequiel Munoz, Erik Lamela, dan Matteo Musacchio.

Negara-negara tersebut diatas merupakan negara yang memiliki konsistensi yang cukup baik dalam pembinaan usia muda mereka hal ini bisa dibuktikan dengan tetap terjaganya liga-liga utama di negara mereka masing-masing. Karena harus diakui bahwa tidak mungkin melahirkan seorang pemain bintang bertalenta luar biasa bila tidak ada kompetisi lokal yang sehat dan akan menjaring mereka sejak dini.

 

Fabregas Hijrah Ke Chelsea

696. Fabregas Hijrah Ke Chelsea

Tahun ini memang terjadi banyak transfer pemain, salah satunya adalah Cecs Fabregas. Fabregas yang sebelumnya bermain untuk Barcelona, setelah piala dunia 2014 ia berpindah ke Chelsea. Pelatih Chelsea, Jose Mourinho, mengatakan bahwa kecerdasan Fabregas sangat dibutuhkan The Blues (julukan untuk Chelsea). Maka dari itu, dengan harga 30 juta poundsterling akhirnya Fabregas hijrah ke Chelsea. Sebelum perpindahannya, Fabregas telah menjalani tiga laga bersama Chelsea selama pramusim. Hasilnya dua laga berhasil menang, dan satu laga kalah. Namun, Fabregas telah menyumbangkan satu gol untuk Chelsea yang saat itu menang atas Vitesse.

Jose Mourinho merekrut Fabregas karena ia sudah mengamati pemain berusia 27 tahun ini sejak lama. Dalam setiap pertandingan, menurut pengamatan Mourinho, Fabregas mampu bermain dimana pun. Dia sangat pintar dan kualitas terbaiknya adalah di kecepatan dengan analisis permainan, serta eksekusinya. Sosok inilah yang sangat dibutuhkan Chelsea untuk memperkuat tim dalam persaingan selama musim 2014/2015.

Pemain asal Spanyol ini memulai karirnya sebagai pemain bola di Barcelona. Pada tahun 2003, manajer Arsenal, Arsene Wenger, merekrutnya dan bersama tim The Gunners, dia sering berperan sebagai gelandang. Kemudian, Fabregas mulai membangun dirinya menjadi pemain profesional dan pemain bintang. Di usia yang masih terbilang muda, dia mampu menjadi pemain gelandang tengah, playmaker, bahkan kapten. Maka dari itu, tidak salah jika dia mendapat reputasi sebagai pemain muda terbaik. Tubuh Fabregas memang agak kecil dan dia tidak bermain agresif, hal ini membuat banyak orang meragukan kemampuannya untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Patrick Vieira, kapten Arsenal sebelumnya. Namun, Fabregas tidak mengecewakan pendukungnya dan menunjukkan bahwa dia memiliki gaya permainan sendiri yang tidak kalah hebat. Dalam pertandingan Piala Champions musim 2005-2006, Arsenal harus berhadapan dengan Juventus. Saat itu Fabregas berhasil menyumbangkan satu gol dan memberikan assist pada Thierry Henry yang berbuah gol juga. Bahkan saat pertandingan tersebut, Fabregas mampu menahan tackling keras dari gelandang tengah Juve, Vieira.

Melihat penampilannya yang memukau, ada beberapa klub yang ingin mengontrak Fabregas, salah satunya adalah Real Madrid. Namun, Arsenal tidak melepaskan pemain handalnya itu, bahkan malah memberikan perpanjangan kontrak. Musim demi musim berlalu, Fabregas tetap bertahan di Arsenal sampai pada tahun 2011, dia menandatangani kontrak untuk Barcelona dengan nilai 35 juta euro. Bersama rekan-rekannya, Fabregas membawa Barcelona menjadi juara champions selama beberapa periode. Dia mencetak gol pertamanya dalam pertandingan melawan Porto FC untuk Piala UEFA. Kemudian setelah sempat absen karena cedera, Fabregas kembali beraksi di lapangan hijau dalam liga champions. Dia menyumbangkan gol ketika Barcelona berhadapan dengan FC Viktoria Flzen, Levante UD, dan Real Madrid. Fabregas mengakhiri musim pertamanya di Barcelona dengan memenangkan Copa del Rey, Supercopa de Espana, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Antarklub FIFA dengan catatan 15 gol serta 20 assist.

Dari tahun 2012 hingga 2014, Fabregas tetap setia bersama Barcelona menembus pertahanan lawan. Hasilnya Barcelona menjuarai Supercopa de Espana. Sayangnya, Barcelona gagal membawa pulang piala champions karena harus menerima kekalahan atas Bayern Munich. Pada 12 Juni 2014, kontrak ditandatangani oleh Chelsea dan Fabregas untuk bermain selama 5 tahun. Keputusan bergabung dengan Chelsea setelah melalui pertimbangan panjang yang sebelumnya dia lebih memilih untuk bergabung kembali dengan Arsenal. Namun dia bertekad bahwa dimana saja dia bermain, Fabregas akan selalu memberikan penampilan yang terbaik karena sepakbola merupakan hidupnya.

Asal-usul kostum sepakbola

615. Asal-usul kostum sepakbola

Sebuah pertandingan kejuaraan sepak bola yang berskala internasional tidak hanya memaksa para pencinta si kulit bundar ini tahan kantuk dan melek semalaman selama pertandingan berlangsung, tetapi juga memaksa sang pecinta sepak bola ini untuk memiliki kaos tim (jersey) negara atau klub kesayangan yang sedang bertanding. Hal ini pun tidak hanya terjadi di penjualan jersey di toko-toko aksesoris olah raga hingga penjualan online melalui internet. Transaksi pedagang dan pembeli sangat marak dan cenderung meriah. Pada kaos tim sepak bola, biasanya menerangkan pemain yang dicetak pada bagian belakang  sesuaidengan posisi sang pemain di dalam tim tersebut. Dan tidak jarang pula apabila ada nomor punggung inidari pemain yang terkenal dan dianggap hebat dalam pertandingan di jadikan nomor keberuntungan bagi si penggemar pemain tersebut. Dan penggunaan jersey pada suatu team sepak bola juga bisa di jadikan ajang penggumpulan dana tambahan bagi pendapatan suatu klub atau team sepak bola yang akan bertanding. Terlebih dengan desain yang sangat menawan membuat pengguna kaos tim ini tidak hanya penggila sepak bola, yang tidah terlalu menyukai pun menggunakan sebagai alas an sebuah trend fashion.

Kapan nomor punggung mulai di gunakan dalam pertandingan ?

Sebuah jersey atau kaos tim dilengkapi dengan nomor dan biasanya nama pemain yang di tulis pada bagian belakang kaos tim tersebut, akhirnya banyak yang menyebutnya sebagai nomor punggung. Karena memang letangnya di punggung sang pemain. Lalu mulai kapan penggunaan nomor punggung untuk pertama kalinya? Yaiu pada saat pertandingan antara klub arsenal dan klub chelsea pada liga inggris tanggal 25 agustus 1928 menorehkan nomor punggung di baju mereka saat bertanding melawan the wednesday  dan swansea pada hari yang bersamaan. Dan setelah digunakan dalam beberapa kli prtandingan, mulai lah muncul pro dan kontra tentang penggunaan nomor punggung pada jersey klub. Bagi pihak yang tidak menyukai, menganggap penggunaan nomor punggung dapat merusak warna jersey. Namun pada akhirnya, liga di inggris memberlakukan nomor punggung secara permanen bagi pesepak bolanya selama satu musim. Walaupun tidak ada peraturan yang secara jelas mengatur hal penggunaan nomor punggung secara urutannya, sebab posisi akan menentukan penggunaan nomor tersebut. Misalnya penjaga gawang, umumnya menggunakan nomor punggung satu (1). Penggunaan nomor punggung ini baru di tetapkan secara pasti pada jersey pemain dalam setiap tim di pertandingan piala dunia tahun 1954. Pada setiap pemain dari masing – masing tim yang masuk dalam daftar memakai nomor punggung sesuai dengan posisinya dalam team. Hal ini berarti juga berlaku untuk pemain penggantinya selama turnamen piala dunia itu berlangsung.

Munculnya sponsor pada jersey

Penempatan sponsor pada jersey konsepnya mulai di kenal pada era tahun 1950-an, dimana pada masa itu negara-negara eropa yang memiliki klub sepak bola dengan menampilkan sponsor pada jersey mereka. Ini di lakukan para klub sepak bola eropa tersebut dalam upaya mencari pendapatan tambahan klub. Namun tidak semua klub melakukan hal yang sama. Karena ada banyak liga di negara – negara daratan eropa yang tidak memperkenankan logo dan nama pada jersey suatu klub selain nama dan logo dari klub itu sendiri. Baru pada tahun 1973, era baru dimana sponsorship pada jersey di gunakan. Sehingga setelah masa itu mulailah penggunaan sponsorship mulai digunakan pada setiap seragam teap sepak bola yang akan mengikuti pertandingan di liga maupun di turnamen piala dunia maupin piala eropa.

Ini Dia Para Pemain Setia Dalam Sejarah Sepak Bola

488. Ini Dia Para Pemain Setia Dalam Sejarah Sepak Bola

Dalam sepakbola kerapkali ketika seorang judi bola pemain yang baru saja merumput kemudian berhasil menjadi lapangan, kemudian dalam tiga sampai empat tahun kemudian memutuskan hengkang. Sejumlah alasan sbobet selalu mewarnai, mulai dari ingin memiliki karir yang lebih baik, merasakan bermain di klub besar, persoalan financial klub, hingga ingin gaji yang lebih besar.

Meski demikian, ada sejumlah pemain bintang yang memilih bertahan meski ada banyak klub-klub besar yang berupaya meminangnya. Keinginan mereka bertahan bukan hanya karena balas budi mengingat klub tersebut sudah membesarkan nama mereka, namun juga karena adanya loyalitas tinggi dalam diri mereka untuk tetap tinggal dan membesarkan klub tersebut. Siapa saja mereka, berikut ulasannya:

Yang pertama adalah Paolo Maldini (AC Milan). Pemain belakang klub AC Milan ini adalah salah satu pemain fenomenal yang dimiliki klub AC Milan. Maldini dikenal sebagai pemain yang bijaksana, ia jarang berulah atau suka bikin gara-gara. Maldini bermain untuk AC Milan Junior sejak tahun 1978 hingga 1985.Kemudian putra dari legenda AC Milan Cesare Maldini ini mulai bergabung dengan tim inti AC Milan sejak 20 Januari 1985. Waktu itu usianya baru 16 tahun. Maldini pensiun pada tanggal 24 Mei 2009. Bersama AC Milan ia sudah tampil lebih dari 1000 caps, dan Maldini juga berhasil mempersembahkan 7 kali Scudeto, 1 Coppa Italia, 5 Super Coppa Italia, 5 Liga Champions, 5 Piala Super Eropa, 2 Piala Intercontinental. Hingga kini nomer punggung 3 yang dulu dikenakan Maldini dipensiunkan dan hanya akan digunakan oleh anaknya Christian Maldini jika nanti sudah menjadi pemain professional.

Yang kedua adalah Ryan Giggs (Manchester United). Pemain sayap kiri Manchester United ini mengawali karirnya sebagai pemain bola di Manchester United sejak tahun 1990. Kemudian pada bulan Maret 1991, Giggs yang berusia 17 tahun untuk kali pertamanya bermain sebagai pemain professional The Red Devil. Saat itu ia tampil sebagai pemain pengganti. Giggs juga salah satu pemain Manchester United yang mendapatkan banyak tawaran untuk bermain bersama dengan klub lain, namun ia memilih tetap bertahan. Bersama Manchester United, Giggs telah memenangkan 13 gelar  Premiere League, Ia juga pemegang rekor sebagai pemain yang berhasi memenangkan gelar Premiere League terbanyak di Manchester United, ia juga assist terbanyak sepanjang sejarah Premiere League, ia berhasil memenangkan dua kali gelar Liga Champion.  Kini setelah pada bulan Mei 2014 lalu memutuskan pensiun, Giggs diangkat menjadi asisten pelatih Manchester United Louis Van Gaal.

Kemudian yang ketiga adalah Francesco Totti (AS Roma). Totti memulai debutnya sebagai pemain AS Roma sejak tahun 1993. Saat itu usianya baru 16 tahun. Totti pada tahun 2001 berhasil meraih Scudetto bersama sejumlah pemain seperti Gabriel Batistuta, Hidetoshi Nakata, dan Vicenzo Montella. Penampilan Totti yang luar biasa membuat tawaran terus berdatang, bahkan saat AS Roma sudah tak sekuat dulu nama Totti pun tetap diperhitungkan.

Keempat adalah Iker Cassilas (Real Madrid). Cassilas adalah salah satu kiper terbaik yang dimiliki Real Madrid dan Spanyol. Cassilas memulai karirnya sejak tahun 1990 sebagai pemain muda di akademi sepakbola Real Madrid. Kemudian perlahan ia merangkak naik keatas hingga pada tahun 1999, Cassilas berhasil dipercaya sebagai pemain professional untuk Real Madrid. Peforma penampilannya yang apik membuatnya dipercaya menjadi kapten Real Madrid. Ia juga mendapatkan sejumlah tawaran bermain di sejumlah klub besar lainnya, termasuk Barcelona. Akan tetapi ia tetap bertahan bermain di Real  Madrid, meski kini peformanya tak lagi sebaik dulu pasca cedera berkepanjangan.

Terkhir adalah Carles Puyol, Bek tengah Barcelona ini tampil bersama La Masia (akademi sepakbola milik Barcelona) sejak tahun 1995. Sejak saat itu Carles Puyol terus berjuang untuk bisa bermain apik, dan perjuangannya membuahkan hasil. Tahun 1999 ia dilirik tim Barcelona dan diberikan kesempatan untuk tampil sebagai pemain professional. Setelah lima tahun tampil bersama Barcelona, pada tahun 2004 Carles Puyol mendapatkan ban kapten. Bersama Barcelona ia telah memenangkan lima La Liga, dan tiga Liga Champions.

Francesco Totti, Pencetak Gol Tertua di Liga Champions

487. Francesco Totti, Pencetak Gol Tertua di Liga Champions

Pagi dini hari tadi (1/10), mungkin menjadi sejarah yang tidak akan terlupakan oleh Francesco Totti. Pemain depan  AS Roma tersebut berhasil memecah rekor sebagai pemain tertua yang mencetak gol dalam ajang Liga Champions. Gol tersebut seolah menjadi kado bagi Totti yang beberapa waktu yang lalu juga merayakan kegembiraan di ulang tahunnya yang ke 38.

Pemain asal Roma, Italia ini menduduki ibcbet casino rangking satu pemain tertua yang mencetak gol di Liga Champions dan berhasil menggeser Ryan Giggs yang sebelumnya tercatat sebagai pemain tertua yang mencetak gol LIga Champions.  Ryan Giggs yang merupakan mantan pemain Manchester United ini dulunya tercatat sebagai pemain tertua yang mencetak gol di Liga Champions denga usia 37 tahun 290 hari.

Sedangkan Francesco Totti, pagi dini hari tadi mencetak gol ke gawang The Citizens yang dijaga penjaga gawang Joe Hart saat laga antara AS Roma kontra Manchester City pada menit ke 23, di usia 38 tahun 3 hari.  Gol Totti tersebut selain membawa namanya sebagai pemain tertua yang mencetak gol di Liga Champions, juga berhasil menyelamatkan AS Roma dari kekalahan. Sebelumnya City unggul lewat gol yang dicetak Sergio Aguero.

Keberhasilan Francesco Totti ini merupakan tambahan prestasi baginya.  Untuk diketahui Francesco Totti merupakan salah satu pemain bintang yang dimiliki AS Roma. Ia lahir di Roma, Italia, tanggal 27 September 1976. Totti merupakan pemain setia yang membela AS Roma dari tahun 1993 hingga 2014. Tahun 1999 ia juga tercatat sebagai pemain termuda yang berlaga di kompetisi Serie A Italia. Kemudian tahun 2000 ia masuk sebagai pemain dalam tim terbaik tahun 2000. Tahun 2000 dan 2003, Ia dinobatkan sebagai pemain terbaik Laga Serie A Italia.

Totti yang lahir di Roma ini memiliki tinggi badan 180 cm. Pada tahun 2001, Totti bersama dengan Gabriel Batistuta, Hidetoshi Nakata, Cafu, dan Vicenzo Montella, berhasil mengantarkan AS Roma menjuarai Serie A. Kemudian pada tahun 2006, ia bergabung dalam skuad Tim Nasional Italia yang diasuh oleh pelatih handal Marcello Lippi, dan berhasil mengantarkan Italia menjuarai Piala Dunia FIFA 2006 yang digelar di Jerman. Kini Francesco Totti sudah mengundurkan diri dari Tim Nasional Italia.

Ayah dari Cristian dan Chanel ini juga berhasil mendapatkan sepatu emas pada tahun 2006/2007. Saat itu, Totti mencetak sebanyak 26 gol di laga Serie A. Prestasi ini membawa Totti sebagai pemain kedua yang berhasil mendapatkan sepatu emas setelah musim sebelumnya Luca Toni  juga berhasil meraih penghargaan tersebut.

Suami dari Ilary blasi  ini juga berhasil meraih gelar sebagai pemain terbaik Italia pada tahun 2000, 2001, 2003, 2004, 2007. Kemudian Setelah Italia menjuarai Piala Dunia tahun 2006 di Jerman, Totti pun berhasil masuk dalam skuad All Star Team yang dirilis oleh FIFA. Tidak hanya itu saja, Francesco Totti juga berhasil meraih gelar USSI Silver Ball sebagai bentuk penghargaan fair play di Serie A pada musim  2007-2008.

Bersama AS Roma, Totti sudah tampil sebanyak 554 kali dan berhasil menorehkan gol sebanyak 233 gol. Totti juga masuk dalam sejarah AS Roma sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah AS Roma dan pemain dengan penampilan terbanyak sepanjangan sejarah AS Roma. Tahun 2010 ia mendapatkan gelar Golden Foot Eropa dan Totti dikenakl sebagai pencetak gol terbanyak kedua sepanjang sejarah Seria A Italia.

Mengenal Formasi 5-4-1

486. Mengenal Formasi 5-4-1

Selain formasi 4-4-2, ada formasi lain yang kerap digunakan sejumlah pelatih pada saat memainkan pola permainan bertahan atau defensive. Ya, formasi 5-4-1 ini adalah salah satu formasi yang digunakan untuk mendukung gaya permainan atau pola defense. Dengan 5 pemain belakang, formasi ini memiliki pertahan yang kuat dan biasanya sangat susah ditembus lawan. Sedangkan untuk model serangan menggunakan pola sbobet serangan balik atau counter attack.

Dengan pola 5-4-1, ada tiga  centre back, kemudian dua pemain belakang sayap, empat gelandang tengah, dan satu penyerang. Dalam pola formasi ini biasanya ada satu pemain belakang yang berperan sebagai sweeper atau stopper. Fungsi sweeper disini adalah untuk membantu mildfielder mengatur dan menjaga lini pertahanan, kemudian stopper dalam formasi ini bertugas untuk menahan pergerakan pemain lawan, dan menyapu bola yang berhasil menembus centre back, stopper juga bertugas mendistribusikan bola kepada mildfielder atau pemain tengah.

Kemudian pemain belakang sayap atau dikenal dengan sebutan wing back, selain bertugas menahan serangan lawan dari sisi sayap, juga dalam serangan balaik bertugas membantu memberikan assist, passing, atau umpan silang kepada penyerang.  Kemudian gelandang sayap baik  yang ada di kanan maupun di sebelah kiri akan membantu serangan lewat sayap dan memberikan umpan silang kepada penyerang. Gelandang sayap ini juga bisa mengisi posisi gelandang bertahan, saat pola serangan balik dilakukan dari gelandang tengah.

Dengan menggunakan formasi ini, serangan balik biasanya akan dilakukan dengan lebih menguatamakan serang dari samping, namun serangan cepat juga bisa dilakukan gelandang serang atau center mildfileder dengan cepat sehingga bisa mengobrak-abrik pertahan lawan yang tidak siap merespon pola serangan balik yang cepat. Untuk itulah dalam pola formasi ini dibutuhkan pemain tengah yang memiliki pergerakan cepat dan mampu mengirimkan umpan matang kepada penyerang dengan tepat. Sedangkan penyerang dalam formasi ini harus bekerja sendirian di depan. Dalam pola ini, penyerang memiliki tugas berat, selain harus bisa mencari posisi yang tepat, ia juga harus banyak bergerak untu7k mengecoh lawan dan memecah konsentrasi pemain belakang.

Formasi 5-4-1 ini juga bisa berubah menadi 5-2-2-1, formasi ini sangat dibutuhkan saat harus menciptakan keseimbangan permainan. Dengan formasi ini akan ada 2 gelandang bertahan untuk membantu pertahanan, apalagi disaat 2 bek serang (wing back) tengah maju membantu serangan dan terlambat untuk mundur kebelakang. Kemudian dua gelandang yang lain bisa menjadi gelandang serang atau gelandang sayap yang akan membantu kinerja penyerang yang ada didepan.

Kemudian formasi juga bisa berkembang dengan menjadi 5-3-1-1, dimana selain 5 pemain belakang, juga ada 3 gelandang bertahan, sedangkan gelandang serang hanya ada satu, dan sau penyerang saja. Dalam perubahan formasi dari 5-4-1 menjadi 5-3-1-1 ini gelandang serang bisa berubah menjadi second striker yang bertugas membantu penyerang. Sedangkan jika dua wing back tengah membantu serangan dan terlambat mundur, 3 gelandang bertahan bisa dimanfaatkan untuk menjadi penghalang jika lawan menggunakan serangan balik dari sektor sayap yang kosong lantaran ditinggal wing back.

Kelebihan dari formasi jelas dapat menahan serangan lawan karena memiliki benteng pertahan yang cukup kuat. Selain itu sulit bagi lawan untuk menembus kotak pinalti. Kemudian kekurangan dari formasi 5-4-1 adalah bahwa pola serangan yang dilakukan bisa jadi kurang efektif, terlebih jika kondisi atau performa gelandang sedang tidak dalam kondisi prima atau kurang fit. Padahal gelandang ini harus membantu memberikan umpan kepada striker tunggal yang ada didepan. Selain itu formasi ini jika dilihat terkesan membosankan lantaran tim akan cenderung mendapatkan serangan dari lawan dan hanya memainkan pola serangan balik.

Mengenal Formasi 4-4-2

485. Mengenal Formasi 4-4-2

Dalam Sebuah pertandingan sepak bola, kemenangan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh keunggulan ataupun kehabatan para pemain semata, namun juga sangat ditentukan oleh formasi yang dimainkan dalam tim sepak bola tersebut. Dalam sebuah fakta pertandingan sepak bola, cukup banyak tim kelas bawah yang diluar dugaan mampu menang atas tim kelas atas.

Kemenangan tim kelas bawah tersebut biasanya diluar dugaaan, mengingat mereka bukanlah klub yang terkenal dan mungkin tidak punya pemain bintang seperti yang dimiliki lawan main mereka. Namun kemenangan tim kelas bawah tersebut, bisa jadi karena tim tersebut memiliki formasi dan strategi penyerangan yang tangguh dan handal, sehingga mampu menang melawan tim papan atas.

Gaya serangan yang dipilih berdasarkan formasi ini, ini biasanya ditentukan oleh pelatih. Oleh karena itu pelatih juga harus memiliki kejelian serta kecermatan dalam melihat pola permainan lawan dan melihat kapasitas serta kemampuan pemain yang dimiliki. Contoh misalnya tim lawan memiliki kelemahan mengantisipasi serangan dari sayap, maka pelatih bisa memainkan formasi 4-4-2.

Pada artikel kali ini, kita akan sedikit membahas dinamika formasi dalam strategi formasi 4-4-2. Dalam sepak bola modern, formasi ini kerap digunakan oleh sejumlah tim handal, seperti Barcelona, pada era tahun 90an AC Mila saat dilatih Ariggo Sacchi menggunakan formasi ini, dan hasilnya AC Milan hampir menjuarai seluruh kompetisi liga domestik dan internasional kala itu. Manchester United pada tahun 1990an juga menggunakan formasi ini. Dengan winger handal mereka David Beckham dan Ryan Giggs, dan penyerang depan Dwight Yorke dan Andy Cole, Manchester UNited kala itu merajai kompetisi liga domestik dan menjuarai sejumlah kompetisi Internasional.

Dalam formasi ini ada 4 pemain belakang dan 4 pemain tengah dan 2 penyerang. Dengan menggunakan formasi ini, sistem penyerangan difokuskan pada permainan sayap, yang akan memberikan support umpan lambung atau assist kepada pemain depan yang memungkinkan berbuah gol.

Formasi 4-4-2 ini terdiri dari dua centre back yang biasanya bertubuh tinggi dan besar yang bertugas menghalau bola tinggi dan menjaga pemain lawan, kemudian dua pemain belakang sayap, yang berfungsi menghalau serangan dari sayap, namun juga berfungsi membantu serangan dari sektor sayap. Kemudian ada dua pemain tengah yang akan membantu pertahan dan serangan. Lalu 2 winger dan dua penyerang.

Formasi 4-4-2 ini sediri bisa mengalami perubahan jika dalam sebuah pertandingan sepak bola dengan menggunakan formasi ini tidak berjalan semestinya. Perubahan dari 4-4-2 biasanya mengarah kepada pola formasi 4-4-1-1 atau 4-1-2-1-2 yang juga dikenal dengan formasi berlian. Kemudian dari 4-4-2 juga bisa berubah menjadi 4-2-2-2atau juga disebut formasi persegi panjang, serta 4-2-2-1-1 atau formasi pedang.

Yang patut menjadi catatan, formasi tersebut biasanya formasi alternatif, ketika formasi utama 4-4-2 yang dimainkan tidak berjalan semestinya. Yang jelas formasi 4-4-2 adalah sebuah formasi yang mengedepankan serangan dari winger atau bek sayap, yang diharapkan mmberikan assist atau umpan kepada dua penyerang mereka sehingga peluang gol akan semakin bear.

Untuk diketahui, kelebihan formasi ini adalah terciptanya keseimbangan pada permaian di lapangan tengah. Hal ini terjadi lantaran empat gelandang posisinya dibagi secara merata. Yakni 2 gelandang tengah yang juga bisa membagi diri sebagai satu gelandang serang dan satu gelandang bertahan, serta adanua dua winger.  Namun yang menjadi kelemahan dari formasi ini adalah, ketika lawan menggunakan formasi dengan 5 atau 6 pemain belakang, maka akan sangt sulit bagi winger maupun pemain tengah untuk menembus pertahanan.

Marco Reus Mungkin Akan Meninggalkan Dortmund Setelah Perpanjangan Kontrak Tertunda

484. Marco Reus Mungkin Akan Meninggalkan Dortmund Setelah Perpanjangan Kontrak Tertunda

Kegagalan atau penundaan keputusan memperpanjang kontrak seorang pemain seringkali menjadi indikasi pemain tersebut akan ijual ataupun dilepas dengan bebas transfer di akhir masa kontrak ataupun melalui aturan Bosman. Banyak klub akan segera memperpanjang kontrak pemain penting guna mencegah pemain tersebut pindah ke klub lain. Sedangkan bagi klub – klub yang berminat pada seorang pemain; kegagalan atau penundaan perpanjangan kontrak akan meningkatkan ketertarikan serta meningkatkan usaha pendekatan untuk mendapatkan pemain tersebut. Kondisi penundaan penandatangan kesepakatan kontrak baru juga tengah dialami pemain internasional Jerman Marco Reus. Pemain yang bermain di posisi sayap tersebut mengaku kecewa dengan kebijakan transfer klub karena dianggap tidak ingin menjadikan klub menjadi lebih kompetitif.

Saat ini Marco Reus tengah menjalani perawatan setelah kembali mengalami cedera di ligamen engkel kaki yang kedua dalam tiga bulan terakhir. Reus harus absen dari tim nasional Jerman di perhelatan Piala Dunia 2014 di Brazil karena cedera tersebut; ia sempat dinyatakan sembuh dan kembali dimainkan namun cedera tersebut kembali kambuh dan memaksanya kembali ke meja perawatan. Penundaan perpanjangan kontrak tersebut memicu spekulasi dan ketertarikan beberapa klub Eropa seperti Manchester United, Liverpool dan Arsenal yang dilaporkan terus memonitor pemain tersebut. Sebelumnya Jurgen Klopp sudah harus kehilangan Mario Goze dan Robert Lewandowski dalam kurun tiga tahun terakhir; kedua pemain tersebut saat ini telah berseragam Bayern Munich. Kebijakan klub untuk tidak merekrut pemain dengan kualitas yang setara dengan kedua pemain tersebut sepertinya menjadi salah satu pemicu kekecewaan Reus karena merasa Dortmund pada saat ini masih kurang kompetitif di level Bundesliga ataupun Liga Champions Eropa.

Marco Reus mulai mencuri perhatian publik sepakbola Jerman ketika bermain untuk Borussia Monchengladbach; ia mampu bermain di sisi kanan dan kiri sebagai penyerang sayap. Reus mencetak 37 gol pada 99 penampilan. Tahun 2012 menjadi salah satu musim terbaik Marco Reus dengan catatan 18 gol dan 8 assist dan membawa Monchengladbach lolos ke Liga Champions Eropa sebelum pindah ke Borussia Dortmund pada akhir musim kompetisi 2012; ia telah bermain sebanyak 63 kali untuk Dortmund dan mencetak 31 gol.

Marco Reus kembali ke klub di kota dimana ia dilahirkan dan memenangkan Piala Super DFL di tahun 2013. Ia memenangkan penghargaan Pemain Sepakbola Terbaik Jerman pada tahun 2012 dan secara khusus mendapat pujian dari Franz Beckenbauer terkait produktivitas dan pengaruh duetnya bersama Mario Gotze di Borussia Dortmund. Saat ini Dortmund tertinggal 4 angka di belakang Bayern Munich yang sama – sama telah memainkan 5 laga di Bundesliga. Dua mantan pemain Dortmund di kubu Bayern Munich juga belum memperlihatkan performa optimal setelah Lewandowski baru mencetak 2 gol dan Mario Gotze 3 gol.

Sedangkan dua pemain Dortmund yang diproyeksikan menggantikan peran Lewandowski dan Goetze masih belum memperlihatkan penampilan yang membaik. Penampilan Ciro Immobile dan Henrikh Mkhitaryan dan sulitnya menjaga persaingan dengan Bayern Munich sehingga target menjadi runner up Bundesliga merupakan target yang paling rasional membuat Reus frustasi. Marco Reus sebenarnya menjadi simbol bagi Borussia Dortmund pada saat ini; namun kemungkinan kepindahan pemain ini setelah terjadi penundaan perpanjangan kontrak menjadi semakin terbuka. Selain tiga klub dari Liga Primer Inggris tadi; Bayern Munich juga mengindikasikan ketertarikan mereka pada diri Marco Reus setela Franz Backenbauer mengatakan jika Reus tidak pindah ke Inggris atau Spanyol maka ada kemungkinan ia akan berkumpul kembali dengan Mario Gotze dan Robert Lewandowski dengan seragam Bayern Munich.

Format Masa Depan AC Milan

982. Format Masa Depan AC Milan

Seiring dengan pergantian musim dan manajer, mampukan AC Milan mendulang kesuksesan besar? Selama periode pertama transfer, AC Milan juga sudah berbelanja beberapa pemain yang diramalkan sbobet menjadi kunci-kunci penting selama laga. Selama dua bulan, klub raksasa ini akhirnya mendatangkan Giacomo Bonaventura, Marco van Ginkel, Pablo Armero, Diego Lopez dan Fernando Torres. Kini, kurang apa lagi klub ini untuk memenuhi banyak target?

Sementara itu, Inzaghi yang memegang posisi sebagai Allenatore harus meramu formula yang tepat supaya musim kali ini tidak keteteran. Banyak pengamat memprediksi jika AC Milan kali ini memegang peluang sbobet casino besar dari skuad baru yang sedang dibentuk. Apalagi klub ini dinilai semakin menurun dan tidak membuktikan diri sebagai salah satu tim papan atas di Eropa.

Misi penting Izaghi ialah mengembalikan kejayaan sekaligus nama baik AC Milan di Liga Eropa. Tapi semakin ia menetapkan target-target besar, semakin besar pula rangkaian tantangan yang harus dihadapi. Belum lagi dengan kesiapan formasi yang seharusnya sudah dipikirkan sejak dari awal supaya formasi AC Milan benar-benar tangguh dan mampu diandalkan.

Dari nama-nama baru yang didatangkan Inzaghi, publik menggantungkan harapan kepada mereka sebagai senjata-senjata pamungkas yang bisa memangkas permainan lawan di lapangan. Jika Inzaghi bisa memaksimalkan posisi mereka, bukan tak mungkin jika AC Milan kembali bangkit sebagai salah satu klub raksasa Eropa.

Nama Fernando Torres tentu mendapatkan perhatian khusus selain para pemain baru lainnya. Meskipun statusnya sebagai pemain pinjaman dari Chelsea, Inzaghi rupanya memiliki rencana istimewa bagi pemain ini. Permainannya di Chelsea yang sering dianggap tumpul harus bisa dibangkitkan oleh Inzaghi dengan penempatan strategis. Torres memang dikenal lincah memancing pergerakan lawan bahkan tanpa menggiring bola sekalipun. Hal itu sudah dibuktikan saat ia bermain dalam Liverpool. Sayangnya, kehadirannya di Chelsea seakan membenamkan reputasinya sendiri. Untuk formasi ideal, Inzaghi memasangnya  sebagai bagian dari barisan depan formasi. Jika formasi dan strategi berlangsung mulus, penampilan Torres bisa semakin menguatkan posisinya sebagai bomber produktif.

Nama baru lainnya ialah Diego Lopez. Seorang penjaga gawang berbakat yang harus bisa menyeimbangkan diri dengan formasi para pemain lainnya. Kemampuan Lopez terletak pada umpan-umpan matangnya yang langsung bisa diteruskan oleh barisan pemain depan. Beberapa kali ia terbukti mampu menepis serangan dari lawan apalagi saat AC Milan berhasil mengandaskan Lazio. Sebagai mantan penjaga gawang Real Madrid, nama Lopez tentu tak mudah untuk diremehkan.

AC Milan pernah mengalami era kejayaan terutama di periode 90an. Di masa itulah klub ini begitu disegani dengan nama-nama terbaik di Liga Eropa. Inzaghi merupakan salah satu saksi sekaligus pelaku dari era kejayaan Milan tersebut. Sehingga wajar ketika ia memegang posisi penting saat ini, dirinya harus bisa mengulang format masa depan yang lebih baik bagi AC Milan.

Oleh karena itu, formasi AC Milan harus dioptimalkan mulai dari lini gawang hingga ujung tombak. Di bagian tengah formasi, Inzaghi mempercayakan kekuatan tim pada sosok Nigel de Jong. Posisinya sebagai gelandang yang siap menyalurkan bola-bola matang ke barisan depan sangatlah penting dalam tim. Untuk menopang sisi pertahanan AC Milan, nama Alex masih menjadi kepercayaan Inzaghi. Postur tubuhnya sangat memadai demi menghadap gelombang serangan dari kubu lawan. Bahkan nalurinya untuk menyerang sering terbukti dengan tembakan-tembakan jarak jauh tanpa harus mengabaikan sisi pertahanan di belakang.

Perjalanan Transfer Pemain Terbaru di Liga Inggris

980. Perjalanan Transfer Pemain Terbaru di Liga Inggris

Liga Inggris merupakan liga sepak bola di Eropa judi bola yang terkenal memiliki club sepak bola terbaik sebut saja Manchester United, Arsenal, Chelsea, Liverpool, dan sebagainya. Kali ini bursa transfer untuk musim 2014/2015 ini juga diramaikan dari club-club tersebut dan pastinya akan ramai untuk diperbincangkan. Seperti halnya dulu ketika Manchester United membeli Angel Di Maria yang membuat fans Manchester United merasa senang karena timnya diperkuat oleh pemain berkelas. Berbagai club di Liga Inggris pun berlomba-lomba untuk membeli atau pun meminjam pemain pada pasar jual beli pemain untuk musim ini. Untuk itu marilah kita ikuti beragam perjalanan transfer di Liga Inggris untuk musim panas 2014/2015 ini yang tentunya akan memberikan kabar gembira dan mengejutkan bagi penggemar club Liga Inggris ini.

Berita pertama datang dari club Arsenal yang telah mentransfer keluar beberapa pemain ke club-club Eropa sebut saja Thomas Vermaelen dijual ke Barcelona senilai 15 juta poundsterling, kemudian transfer bebas Luckasz Fabianski ke Swansea, Nicklas Bendtner ke Wolfsburg, dan Chuks Aneke ke Zulte Waregem. Data untuk pemain yang dipinjamkan adalah Wellington Silva  ke Almeria, Carl Jenkinson ke West Ham, Benik Afobe ke MK Dons, dan Ryo Miyaichi  ke Twente. Untuk transfer pemain ke club lain yang tidak disebutkan harganya adalah Johan Djourou ke Hamburg, Thomas Eisfeld ke Fulham, dan Ignasi Miquel ke Norwich. Bahkan ada beberapa pemain yang ditransfer gratis ke beberapa club lain seperti Bacary Sagna ke Manchester City dan untuk status tranfer yang dilepas antara lain Park Chu-young dan Daniel Boateng.

Sedangkan untuk transfer pemain yang masuk ke kubu Arsenal antara lain Alexis Sanchez dari Barcelona senilai 30 juta poundsterling, Calum Chambers dari Southhampton senilai 12 juta poundsterling, Mathieu Debuchy dari Newcastle senilai 10 juta poundsterling, David Ospina dari Nice senilai 3 juta poundsterling, dan Danny Welbeck dari Manchester United senilai 16 juta poundsterling. Berita kedua yaitu dari the blue Chelsea yang mendapatkan pemain dengan mengeluarkan uang besar-besaran sebut saja Cesc Fabregras dari Barcelona senilai 30 juta poundsterling, Diego Costa dari Atletico Madrid senilai 32 juta poundsterling, Filipe Luis dari Atletico senilai 16 juta poundsterling, Mario Pasalic dari Hadjuk Split yang status nilainya tidak disebutkan dan tentunya berita gembira mendapatkan kembali sang legendaris pemain asal club ini yaitu Didier Drogba dari Galatasaray dengan status bebas transfer.

Namun Chelsea juga melakukan transfer pemain dengan cara meminjamkan ke club lain, dan sebut saja pemain tersebut antara lain Wallace, Bertrand Traore, dan Josh McEachran ke Vitesse Arnhem, kemudian Thorgan Hazard ke Borussia Monchengladbach, Mario Pasalic ke Elche, Ryan Bertrand ke Southampton, Gael Kakuta ke Rayo Vallecano, John Swift ke Rotherham, Oriol Romeu ke Valencia, Christian Atsu ke Everton, Victor Moses ke Stoke, Marko Marin ke Fiorentina, Patrick Bamford ke Middlesbrough, Fernando Torres dan Marco van Ginkel ke AC Milan, Nathaniel Chalobah ke Burnley, dan Jamal Blackman ke Middlesbrough.

Disisi lain transfer keluar pemain terbaik dari Chelsea menurut catatan adalah David Luiz ke Paris Saint-Germain senilai 50 juta poundsterling, Romelu Lukaku ke Everton senilai 28 juta poundsterling, Demba Ba ke Besiktas senilai 8 juta poundsterling, Ashley Cole ke Roma senilai 1,5 juta poundsterling, Patrick van Aanholt ke Sunderland dengan nilai yang  tidak disebutkan.